
Mulai dari kondisi aplikasi.
Drill bit bekerja pada kondisi material yang berbeda. Nama seri dapat membantu mengenali produk, tetapi pemilihan perlu dimulai dari informasi batuan, ukuran lubang, dan rig yang digunakan. Tanpa konteks tersebut, dua produk dengan diameter sama belum tentu menjadi pilihan yang setara.
Tujuan awalnya adalah mendapatkan titik acuan yang sesuai dengan aplikasi. Setelah digunakan, catatan drilling dan kondisi bit memberi bahan untuk evaluasi berikutnya.
Kenali material dan kondisi lubang.
Informasi tentang kekerasan dan abrasivitas batuan membantu pembahasan cutting structure. Catat pula apakah ada air tanah atau penggunaan air dalam operasi, karena kondisi lubang berkaitan dengan kebutuhan bearing dan pembersihan lubang.
- Jenis material serta perubahan kondisi antararea.
- Diameter lubang dan kebutuhan pengeboran.
- Kondisi air serta kemampuan pembersihan lubang.
Cocokkan dengan rig dan parameter penggunaan.
Sampaikan tipe rig serta informasi parameter yang tersedia, seperti RPM dan beban pada bit. Tim teknis dapat menggunakan data ini untuk meninjau kesesuaian produk terhadap aplikasi. Hindari mengasumsikan setelan yang sama akan memberi hasil yang sama pada material berbeda.
Evaluasi setelah bit digunakan.
Catat meter drilling, jam operasi, laju penetrasi, dan kondisi bit setelah digunakan. Foto wear membantu meninjau apakah keterbatasan penggunaan berkaitan dengan cutting structure, bearing, atau kondisi aplikasi.
Data tersebut lebih bermanfaat ketika dibaca bersama konteks material dan parameter operasi. Pembandingan sebaiknya menggunakan kondisi yang sebanding.
Siapkan data sebelum konsultasi.
Untuk pembahasan awal: kirim tipe rig, diameter lubang, karakteristik material, kondisi air, produk sebelumnya, serta foto bit dan data penggunaan jika tersedia.
Mavindo menyediakan rangkaian V-Series Tricone, Claw Drill Bits, dan VPDC / Edge PDC. Pilihan akhir dibahas berdasarkan kebutuhan aplikasi dan informasi produk yang relevan.


